Cici Anisa, Wanita Kelahiran Lubuklinggau Jadi Korban Pembunuhan di Hotel Pekanbaru

By On September 17, 2017

SEPUTARMUSI.COM -- Satu persatu misteri penemuan tewasnya Cici Anisa Wahab mulai terkuak. 
Setelah menemukan mobil milik perempuan malang tersebut, aparat kepolisian juga berhasil menemukan  identitasnya dari SIM yang ditemukan di dalam mobil.

Foto: Riko R


Diketahui, Cici Anisa Wahab adalah perempuan kelahiran 9 Mei 1984 di Lubuk Linggau Sumatera Selatan dan sehari-hari dia berprofesi sebagai ibu rumah tangga. 
Cici juga diketahui beralamatkan di Jalan Wijaya Nomor 30 Kedung Sari, Pekanbaru. 


Sebagaimana diberitakan, warga Pekanbaru dihebohkan dengan penemuan mayat perempuan berkulit putih bersih nyaris telanjang di kamar 137 Hotel Parma Paus Jalan Paus, Kelurahan Wonorejo, Marpoyan Damai, Ahad (17/9/2017) siang tadi sekitar pukul 12.30 WIB.

Tubuh perempuan berkulit putih itu ditemukan seorang petugas keamanan hotel Parma Paus, Afandi (15) dalam kondisi benar-benar mengenaskan. 
Hanya berbungkus pakaian dalam, bagian bawah berwarna ungu tanpa penutup bagian payudara.


Saat ditemukan, kepala Cici tertutup bantal. Sementara di kasur tempat dia tertidur, darah segar terlihat membanjiri. 

Dijelaskan Afandi, sebelum penemuan mayat perempuan muda tersebut, dia mendapat arahan dari reseksionis hotel untuk melakukan pengecekan terhadap kamar 137 yang dihuni korban untuk memastikan berlanjut atau check out.

Namun, ketika diketuk, tidak ada yng menyahut. begitupun saat digedor, juga tidak ada jawaban. Sementara, suara televisi masih terdengar jelas dari dalam kamar itu. 

Karena curiga, Afandi mengaku dia pun membuka pintu kamar dengan master key atau kunci induk.
Namun, dia kemudian dibuat kaget saat melihat ada sesosok tubuh bermandikan darah terkapar di atas kasur. Tubuh itu kemudian diketahui bernama Cici Anisa Wahab (33).

''Saat ditemukan, kondisi korban kepala tertutup bantal, hanya mengenakan pakaian dalam dan banyak darah di atas kasur,'' ungkap akapolresta Pekanbaru, AKBP Edy Sumardi

''Kami sedang melakukabn penyelidikan terhadap kasus ini. Diduga kuat, korban tewas akibat tindak pembunuhan.Untuk identifikasi, mayat korban sudah dibawa ke RSUD Arifin Achmad.

Doakan Muslim Rohingya, Umat Muslim Lubuklinggau Gelar Salat Ghaib Hingga Penggalangan Dana

By On September 08, 2017

SEPUTARMUSI.COM, LUBUKLINGGAU -- Ratusan umat muslim yang tergabung dalam aliansi umat muslim Silampari menggelar salat ghaib untuk tragedi kemanusiaan umat muslim Rohingya di Myanmar, Jumat (8/9/2017).


Pelaksanaan salat ghaib dilaksanakan usai pelaksanaan salat Jumat di masjid Agung As-Salam Kota Lubuklinggau, usai pelaksanaan salat langsung dilanjutkan dengan doa bersama untuk keselamatan muslim Rohingya.


"‎Ini merupakan bentuk solidaritas kita kepada umat muslim Rohingya dan umat -umat muslim lainnya yang saat ini tertindas," ucap, H Muhammad Atif Fahmi‎ usai memimpin shalat ghaib saat dibincangi Tribunsumsel.com.
Menurut pimpinan Pondok Pesantren Ar-Risalah ini shalat gaib yang dilakukan ‎merupakan posisi selemah-lemah iman.
Karena hanya bisa mengelus dada dan memberikan doa karena tidak bisa berbuat apa-apa sedangkan umat Islam di Rohingya terus ditindas.
"Karena kita pun belum mampu mengentikan mereka. Jadi sampai sekarang kita hanya bisa berdoa saja supaya permasalahan itu cepat usai," ungkapnya.
Selain itu, pihaknya sebagai perwakilan umat muslim Lubuklinggau mengecam tindakan pemerintah Myanmar kepada umat muslim di Rohingya dan meminta perdana menteri Myanmar untuk diadili.
Bahkan kalau bisa tidak cukup dengan kata damai saja.
Karena apa yang dilakukan oleh penguasa Myanmar jelas-jelas menimbulkan korban jiwa terhadap umat muslim.


Itu jelas pelanggaran pelanggaran menurut hukum dan agama.
Bahkan Fahmi menyatakan terlepas pemerintah mengingatkan jangan kait-kaitkan terhadap konflik agama atau bukan.
Menurutnya perbuatan yang dilakukan kepada muslim Rohingya adalah perbuatan biadab.


Harusnya dari pada mendebatkan konflik agama atau bukan lebih baik membahas dan bagaimana supaya para pelaku kejahatan itu bisa diproses hukum‎ seperti diadilinya presiden Irak Sadam Husein dan seperti presiden-presiden lain yang dituduh telah menzalimi warganya sendiri.
"Nyawa orang sudah tergelatak dimana-dimana, bahkan dalam sebuah video ada muslim Rohingya yang ditusuk-tusuk seperti bukan manusi," katanya.
Selain shalat gaib bersama pihaknya juga telah melakukan pengumpulan dana untuk membantu muslim Rohingya.
Bahkan teman-teman yang lain seperti muslim Nahdatul Ulama (NU) sudah ‎lebih dahulu melakukan pengumpulan dana.
"Termasuk juga muslim muhammadiyah juga melakukan pengumpulan dana. Nanti uangnya akan langsung disalurkan ke Rohingnya," pungkasnya.

Sumber: Tribunnews

Begal Bersenjata Parang Ini Akhirnya Diringkus Polisi

By On Agustus 23, 2017

SEPUTARMUSI.COM, LUBUKLINGGAU -- Pelaku begal bernama Kristopal alias Obal (21) warga Jalan Malus, RT 06, Kelurahan Petanang Ulu, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, akhirnya diringkus polisi setelah selama ini menjadi buron. Dia diringkus karena melakukan aksi begal di belakang Hotel 929 Lubuklinggau, Kelurahan Belalau I, Kecamatan Lubuklingau Utara I, Provinsi Sumatera Selatan. 



Tersangka diamankan polisi di salah satu tempat penampalan ban di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Kelurahan Sumber Agung, Kecamatan Lubuklinggau Utara I, sekitar pukul 12.30 WIB, Selasa (22/8/2017).

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Hajat Mabrur Bujangga melalui Kapolsek Lubuklinggau Utara, AKP Diaz Oktora membenarkan bahwa pihaknya telah menangkap Kristopal alias Obal.

Tertangkapnya tersangka bermula saat petugas melakukan Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD) di wilayah hukum Polsek Lubuklinggau Utara. Saat itu, petugas melihat tersangka sedang menambal ban motor di Jalinsum, Kelurahan Sumber Agung. 

Tidak ingin kehilangan buruannya, petugas langsung melakukan penangkapan dan menggiringnya ke Mapolsek Lubuklinggau Utara tanpa ada perlawanan.

Aksi curas atau begal yang dilakukan tersangka terjadi ketika korban dan teman-temannya pulang dari Taman Wisata tepatnya dibelakang Hotel 929 Lubuklinggau, Kelurahan Belalau I beberap waktu lalu. Pelaku menjalankan aksinya dengan menggunakan sebilah parang dan kayu.

Ketika itu, pelaku berhasil merampok sepeda motor Yamaha Vixion warna Merah Hitam Tahun 2010 Nopol BG 3328 HR milik Alan Anugrah (18), warga Gang Slamet, Jalan Cereme, RT 08, Kelurahan Cereme Taba, Kecamatan Lubuklinggau Timur II. 

Akibat perbuatannya, kini pelaku mendekam di sel tahanan Mapolsek Lubuk Linggau Utara.

Sumber: sindonews.com

Pedagang Cat Keliling Ini Diamankan Polisi, Karena Diduga Ketahuan Menculik Anak

By On Agustus 19, 2017

SEPUTARMUSI.COM, LUBUKLINGGAU - Lima orang yang diketahui sebagai pedagang cat keliling atau sales cat dengan mengunakan mobil ini harus mendekam di sel tahanan Mapolsek Terawas. Pasalnya lima orang yang diketahui sebagai pedagang cat ini diduga melakukan tindakan kriminal penculikan anak di Desa Lubukngin, Kecamatan Selangit, Kabupaten Musirawas.



Menurut salah seorang warga yang menyaksikan kejadian tersebut menceritakan, bahwa tadi pagi, Sabtu (19/8/217), sekitar pukul 10 : 00 Wib, anak tersebut (korban) hendak pulang sekolah, ketika di jalan ia bertemu dengan salah satu pedagang cat keliling, diduga pedagang cat tersebut ingin membawa anak itu, namun ada salah satu ibu rumah tangga yang melihat anak itu menagis, serentak ibu tersebut berteriak minta tolong ke warga, dengan spontan warga keluar rumah dan mengejar pelaku. Pada saat bersamaan ada pihak kepolisian yang melintas di daerah tersebut, langsung ikut mengejar pelaku. Hingga, akhirnya pelaku dapat diamankan pihak kepolisian.

Foto: Barang bukti (BB) satu unit mobil minibus diamankan di Mapolsek Terawas. Dok: Putra/Suara Rakyat Merdeka.com


Menanggapi atas kejadian tersebut, Kapolsek Terawas AKP Haerudin, didampingi Kanit Reskrim Azhri menerangkan bahwa kelima pelaku yang diduga melakukan percobaan penculikan anak tersebut, kini sedang kita selidiki dan tindak lanjuti untuk mengetahui motif kelima pelaku tersebut.

“Kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan apakah benar kelima pedagang cat ini pelaku penculikan atau bukan ,” jelasnya.

Saat ini kelima pelaku sudah diamankan di Mapolsek Terawas beserta barang bukti (BB) satu unit mobil minibus merk Suzuki APV, dengan nopol H 1683 HY.

Sumber: suara-rakyatmerdeka.com

Humas PN Lubuklinggau: Karena Faktor Keamanan Eksekusi Belum Bisa Dilaksanakan

By On Agustus 10, 2017

SEPUTARMUSI.COM, LUBUKLINGGAU -- Rencana eksekusi lahan di Jalan Mayor Toha‎ Kelurahan Air Kuti Kecamatan Lubuklinggau Timur yang akan dilaksanakan Kamis (10/8/2017), untuk sementara waktu ditunda.


Humas Pengadilan Negeri Kota Lubuklinggau, Hendri Agustian dikonfirmasi Sripoku.com, Kamis (10/8/2017) menjelaskan, eksekusi lahan milik pemohon yang dalam hal ini adalah PT Damri yang kini ditempati sekitar 30 kepala keluarga (KK) tersebut belum bisa dilaksanakan karena alasan keamanan.


"Hari ini eksekusi belum bisa dilaksanakan karena alasan faktor keamanan dan masukan dari pihak kepolisian. Maka hari ini eksekusi belum dilaksanakan, sampai ada jaminan keamanan bahwa eksekusi bisa dilaksanakan," ujar Hendri Agustian.
Dikatakan, terkait eksekusi lahan, pihak pengadilan hanya menjalankan perintah undang-undang.
Karena itu, kalau ada jaminan keamanan, pihak pengadilan siap untuk menjalankannya.
Menurutnya, keputusan pengadilan sudah final dan eksekusi dijalankan setelah incracht.
Ditanya apakah masih ada upaya hukum lain yang bisa dilakukan warga, menurutnya upaya hukum biasa sudah habis.
Namun upaya hukum melalui mekanisme PK ke MA masih bisa dilakukan.
"Namun, meski melakukan PK, itu tidak menghalangi eksekusi," katanya.

Sumber:http://palembang.tribunnews.com/2017/08/10/humas-pn-lubuklinggau-karena-faktor-keamanan-eksekusi-belum-bisa-dilaksanakan

5 Oknum Aparat Penegak Hukum Digerebek BNN Diduga Pesta Narkoba

By On Juli 26, 2017

SEPUTARMUSI.COM, LUBUKLINGGAU - Kelima oknum aparat penegak hukum TNI dan Polri yang ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dibantu BNN Kota Lubuklinggau, diduga sedang berpesta narkoba. Kelimanya ditangkap bersama empat orang lainnya di wilayah Kelurahan Taba Pingi, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, Rabu (26/7) sekitar pukul 16.00 WIB. 



Sebagai aparat penegak hukum seharunya menjadi contoh baik bagi masyarakat. Namun tidak pada kelima penegak hukum yang terjaring kasus narkoba di Lubuk Linggau.
Baca halaman selanjutnya: 1 2 3

Indahnya Lubuklinggau dari ketinggian Bukit Sulap

By On Juli 17, 2017

SEPUTARMUSI.COM, LUBUKLINGGAU -- Selain Palembang, Anda yang melancong ke Sumatra Selatan juga wajib menyambangi kota wisata Lubuklinggau. 


Sejak tahun 2013, kota sejuk di ujung barat Sumatra Selatan ini mulai gencar mengembangkan dan mempromosikan beragam potensi wisata unggulan. Salah satunya Taman Wisata Alam Bukit Sulap. 

Daya tarik dan keunikan Bukit Sulap 

Bukit Sulap yang juga simbol wisata alam di Sumatra Selatan, dinamakan demikian bukan tanpa alasan. Seperti sulap, bukit satu ini tetap memperlihatkan bentuk yang sama meskipun dilihat dari sisi berbeda. Selain itu, bukit akan terlihat dekat jika dipandang dari tengah Kota Lubuklinggau. Namun begitu didekati, justru terasa semakin jauh dan lama untuk sampai ke lokasi tersebut.
Baca halaman selanjutnya: 1 2 3

Pria Ini Ditangkap Polisi, Mengaku Bisa Menggandakan Uang Hingga Miliayan Rupiah

By On Juli 07, 2017

SEPUTARMUSI.COM, LUBUKLINGGAU -- Chairul Ambri (63) warga Desa  Suro Baru RT 5 Desa Suro Baru Kecamatan Ujan Mas Kabupaten Kepahyang Provinsi Bengkulu, diringkus polisi karena melakukan penipuan dengan modus bisa menggandakan uang, Rabu (5/7).



Penangkapan Dimas Kanjeng Kepahyang ini berawal dari informasi A1 tentang keberadaan tersangka, Kemudian anggota Unit Pidsus dipimpin KBO Sat Reskrim IPTU Sudarno melakukan penangkapan di Kabupaten Kepahyang Provinsi Bengkulu pada ( 5/7 ) sekitar pukul 02.00 WIB dan tersangka berhasil diringkus tanpa adanya perlawanan.

Kapolres Lubuklinggau Hajat Mabrur Bujangga melalui Kasat Reskrim AKP Ali Rojikin didampingi  KBO Sat Reskrim IPTU Sudarno mengatakan, tersangka ditangkap atas laporan Laporan Polisi Nomor : LP /B-91/ II / 2017/SS/LLG/Res llg , tanggal 28/02/2017 yang dilaporkan korbannya Edi Kusendang ( 30 ) warga Jalan Yos Sudarso RT. 06 Kelurahan Majapahit Kecamatan Lubuklinggau Timur 1 Kota Lubuklinggau.

Penipuan dengan modus menggandakan uang layaknya Dimas Kanjeng Taat Pribadi ini terjadi pada Januari lalu. Korban dikenalkan temannya bernama Edi Boy dengan tersangka.

” Edi Boy ada kenalan dengan orang yang bisa menggandakan uang, kemudian korban dan Edi Boy datang kerumah tersangka yang berada di Desa Suro Kecamatan Kepahyang Provinsi Bengkulu,”jelasnya.

Saat itulah, tersangka mengelabui korban bahwa dirinya bisa menggandakan uang menggunakan rantai babi. Tersangka meminta korban untuk mentransfer  uang sebesar Rp. 3.200.000 ke rekening nomor 813401001135536 milik istri tersangka.

Uang tersebut disiapkan untuk membeli syarat-syarat ritual. Tidak sampai disitu saja  korban secara bertahap terus meyerahkan uang ke tersangka sebanyak  Rp. 153.200.000. dimana tersangka menjanjikan  uang tersebut akan digandakannya menjadi Rp. 1,5 Milyar.

Guna memuluskan aksinya, tersangka dan ustad H Anom melakukan ritual didalam kamar korban. Ritual ini untuk meyakinkan korban.

“Tersangka meminta korban untuk masuk kedalam kamar, saat itu benar uang dalam kamar sangat banyak, setelah melihat uang, korban disuruh untuk keluar,”ujarnya.

Kemudin tersangka dan Ustad H Anom meminta korban untuk tidak membuka pintu kamar selama 40 hari agar uang yang digandakan perosesnya berhasil. Namun setelah di tunggu selama 40 hari ternyata tidak ada uang sama sekali dikamar korban.

Dari tangan tersangka polisi telah mengamankan barang bukti tiga  buah kardus, 1( satu ) lembar slip pengiriman uang ke Rekening Susilawati dan satu  buah buku tabungan No. Rek. 813401001135536 An. Susilawati.

Sumber: korankito.com

Lubuklinggau Diterjang Banjir Bandang, Beberapa Rumah Terendam

By On Juni 16, 2017

SEPUTARMUSI.COM, LUBUKLINGGAU -- Warga Kota Lubuklinggau, khususnya yang tinggal di pinggiran Sungai Kelingi Jumat (16/6) heboh. Pasalnya air sungai tersebut meluap akibat kiriman banjir bandang dari atas atau wilayah Curup, Bengkulu yang informasi seharian sejak kemarin (15/6) dini hari wilayah tersebut diguyur hujan lebat.



Tak seperti biasanya, air Sungai Kelingi meluap hingga permukiman penduduk, Jumat pukul 10.00 WIB. Akibatnya, Kampung Warna Warni Linggau Ulu dan Gang Kandis terendam.

Tak hanya itu, banjir bandang juga merendam semua bagian bangunan Balai Benih Ikan (BBI) Watervang milik Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Lubuklinggau. Akibatnya, ikan-ikan di kolam pembibitan dan pemeliharaan hanyut terbawa arus.

Bencana juga dirasakan di Kelurahan Moneng Sepati, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II. Sedikitnya terdapat empat unit rumah terendam banjir bandang.

Pantauan di lapangan, air Sungai Kelingi berangsur naik ke permukiman warga dari pukul 08.00 WIB dan kemudian debit air semakin tinggi, hingga akhirnya merendam rumah warga di RT 02, 03, dan 04 Ulak Surung, dengan ketinggian air mencapai 5 meter menggenangi atap rumah warga.‎

Salah satu korban, Erma (39) menerangkan bahwa air mulai masuk perkampungan  pukul 10.00 WIB, kemudian secara cepat merendam rumah warga. "Kalau malam tadi tidak sampai naik ke rumah, tidak tidak biasanya sungai ini meluap sampai seperti ini," ujarnya.

Begitu juga Yamin (49), warga RT 02 Kelurahan Ulak Surung mengaku sangat kaget dengan debit Sungai Kelingi yang sangat tinggi dan bisa masuk ke permukiman.

Lain lagi Purwanto warga Keluran Moneng Sepati mengatakan kalau banjir merendam rumah warga pukul 11.00 WIB. Air sangat cepat naik dari Sungai Kelingi hingga langsung masuk dan merendam rumah.

"Bagian dapur rumah kami hancur diterjang air dari belakang rumah. Tidak ada lagi pakaian yang bisa diselamatkan karena semuanya terbawa arus air yang sangat deras termasuk juga hewan ternak sudah banyak yang hanyut terbawa air," kata Isan, salah satu korban banjir bandang di Kelurahan Moneng Sepati.

Selain itu, Kepala Dinas Sosial Kota Lubuklinggau A Hasian Ritonga didampingi anak buahnya langsung turun ke lapangan guna mengecek korban banjir di RT 02 Kelurahan Moneng Sepati, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II.

"Kita kroscek dulu kebutuhan dari korban banjir tersebut. Kita terus memantau di tempat lain jika masih ada yang terendam banjir. Nantinya akan kita data secara rinci kebutuhan yang mendesak dari lima orang kepala keluarga dan secepatnya kita berikan bantuan. Kepada seluruh korban banjir tersebut kami minta bersabar, mungkin ada hikmah di balik semua ini. Tuhan masih sayang kepada kita semua, yakinlah semuanya ini akan ada hikmahnya apalagi pada saat ini adalah bulan puasa." 

Melamar ke PPP, Riezky Yakin Akan Didukung

By On Juni 15, 2017

SEPUTARMUSI.COM, LUBUKLINGGAU -- ­Riezky Aprilia melamar ke DPC PPP Kota Lubuklinggau versi Romahurmuzy yang menang berdasarkan putusan PT.TUN Jakarta dengan nomor : 58/B:017/.PT.TUN.JKT.B.



Kiki sapaan Riezky Aprilia dengan mengenakan hijab warna hijau dipadu baju putih panjang dan celana dasar hitam tiba di Kantor DPC PPP Kota Lubuklinggau, Kamis (15/6), sekitar pukul 13.00 WIB, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Maja Pahit, Kecamatan Lubuklinggau Timur I.

Didampingi tokoh politisi PPP, Ishak Saidin, Kiki melangkah kaki dengan MANTAP masuk ke kantor yang berlambang Ka’bah itu langsung disambut ramah panitia penjaringan Bakal Calon Walikota Lubuklinggau dan pengurus partai politik serta media cetak maupun elektronik.

Lanjut dia, pihaknya mengharapkan segera mengembalikan sehingga mempermudah melakukan perbaikan berkas di DPC PPP tapi finalisasi di DPW PPP Sumsel karena akan dilakukan uji fits and profertes di Hotel Swarna Dipa, namun belum diketahui waktunya.

“Pengambilan formulir boleh diwakilkan dengan catatan membawa surat mandat, tapi pengembalian wajib datang sendiri dan tidak bisa diwakilkan,” jelasnya.

Sementara itu, tokoh politisi PPP yang selalu menemani Kiki, Ishak zaidin, dirinya mengaku, pernah menjadi anggota DPRD dari PPP dan mendukung Walikota Lubuklinggau yang pertama dan menang. Sehingga, Ishak Saidin saat berada di Kantor PPP seakan berada dirumahnya sendiri.

“Riezky ini sudah dianggap anak sendiri. Karena Bapaknya, Riduan Effendi seperti saudara sendiri,” ungkapnya.

Lanjut dia, Riduan Effendi menjadi Walikota didukung penuh PPP, sekarang ada lanjutkan anaknya. Bukan mengingat masa lalu, tapi mengenang masa lalu perjalanan dan perjuangan PPP hingga sekarang.

“Saya berharap, PPP sekarang, bisa mendukung Kiki maju,” harapnya.

Sumber : HarianSilampari.co.id

Devi Suhartoni: Saya Hanya Mengambil Formulir Saja, Selepas Mau Dikembalikan atau Tidak Itu Nanti

By On Juni 13, 2017

SEPUTARMUSI.COM, LUBUKLINGGAU -- Banyaknya peredaran gambar Wakil Bupati Muratara, H Devi Suhartoni melalui spanduk yang terpajang di pinggir jalan dan di angkutan kota (angkot) dengan tulisan "Kerja! Kerja! Kerja! LUBUKLINGGAU 2018-2023" jelang Pilkada Kota Lubuklinggau.


"Sebagai kader Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, saya disuruh ikuti proses politik," kata H Devi Suhartoni, saat dibincangi Tribunsumsel.com, Senin (12/6/2017).

Dijelaskannya, kebenaran mencalonkan diri atau tidak belum tahu karena Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Lubuklinggau masih satu tahun lagi.
"Tapi saat ini kita hanya ikut meramaikan demokrasi di Kota Lubuklibggau," tuturnya.

Menurut Devi, sebelum ia memasang iklan spanduk di pinggir jalan proses politik di Lubuklinggau masih dingin-dingin saja.
Namun ia telah mengambil formulir pendaftaran ke PDI Perjuangan, Gerindra dan Nasdem.

"Saya hanya mengambil formulir saja, selepas mau dikembalikan atau tidak itu nanti. Formulir yamg diambil tidak mestik dikembalikan," ujarnya.
Ditambahkan Devi, ia masih tetap mencintai Kabupaten Muratara, tapi untuk saat ini hanya proses politik saja meramaikan suhu politik.

Sumber: Tribunsumsel.com

Ada Ayam Tidak Layak Konsumsi Dijual di Supermarket Ini, Saat Dilakukan Sidak Oleh Disperindag

By On Juni 12, 2017

SEPUTARMUSI.COM, LUBUKLINGGAU -- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kota Lubuklinggau melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah pusat-pusat perbelanjaan moderen di kota Lubuklinggau termasuk Lippo Plaza dan JM.

Tim Disprindag saat melakukan sidak di gerai makanan Lippo Plaza Lubuklinggau.

Sidak tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi pencegahan terjadinya tindak kecurangan para pengusaha terhadap konsumen yang melakukan pembelian barang berupa makanan dan minuman menjelang Lebaran hari raya Idul Fitri 1438 H.

"Sidak kita ini merupakan sidak rutin, minggu kemarin kita melakukan sidak di pasar Inpres Lubuklinggau, kali kita melakukan sidak bersama tim kepasar-pasar moderen yang ada di kota Lubuklinggau," ungkap Kepala Disperindag Kota Lubuklinggau, H.M Hidayat Zaini melalui Kepala Bidang Pengawasan Devi ‎Ulfa pada awak media, Senin (12/6).

Hasilnya kata Devi tim tidak menemukan bahan-bahan yang berbahaya, baik kadaluwarsa maupun bahan makanan yang tidak berlebel halal.
Hanya saja tim masih menemukan ayam yang diduga tidak layak jual di Hypermart, namun paska adanya temuan tersebut peredarannya langsung ditarik oleh pihak pengelola.

Terpisah Manager Hypermart Lubuklinggau, Pramono meminta maaf atas kejadian ditemukkannya ayam yang dianggap sudah tidak layak jual tersebut.
Ia beralasan jika karyawannya tidak sempat menariknya lantaran karena lupa.
"Hingga saat ini kita masih tetap mengutamakan konsumen dengan memberikan pelayanan yang terbaik kami dan memberikan bahan-bahan yang terbaik untuk konsumen tanpa sedikit pun merugikan konsumen," ujarnya.

Sumber: Tribunsumsel.com

Wabup Muratara Nyalon Wako Lubuklinggau

By On Juni 11, 2017

SEPUTARMUSI.COM, LUBUKLINGGAU -- Bursa Pilkada Kota Lubuklinggau sepertinya makin panas diperebutkan. Jika sebelumnya anak mantan Wako Riduan Effendi, Riezky Aprilia sudah terang-terangan mengikuti penjaringan calon wako. Kali ini giliran Wabup Muratara H Devi Suhartoni ambil bagian mengikuti penjaringan.



H Devi Sihartoni atau yang dijuluki HDS melakukan pendaftaran sebagai bakal calon wali kota Lubuklinggau Periode 2018-2003.  Kali ini HDS mendatangi DPC Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kota Lubuklinggau dan markas Partai Nasional Demokrat (Nasdem) untuk mengambil formulir pendaftaran.

Saat pendaftaran HDS didampingi Ketua DPC PDIP Kota Lubuklinggau Suyitno dan Ketua DPC PDIP Kabupaten Musi Rawas Yudi Fratama beserta anggota dewan Kota Lubuklinggau maupun Kabupaten Muratara.

HDS mengatakan adapun tujuan dirinya bersama rombongan ke DPC Partai Gerindra yakni untuk mengambil formulir sebagai langkah awal meminta dukungan Partai Gerindra agar bisa ikut dalam pemilihan wali kota Lubuklingau.

“Sebagai pekerja pertai tentu memiliki proses dan mengikuti proses yang ada, seperti pengambilan formulir penjaringan bakal calon wako ini,” kata HDS, Sabtu (10/6).

Menurut HDS, ada aura positif, mudah-mudahan demokrasi di kota Lubuklinggu dapat berjalan baik.

Sementara, Ketua Tim Penjaringan DPC Partai Gerindra Budiman didampingi Ketua DPC Partai Gerindra Hendri Juniansyah, menyambut baik akan niat dan kedatangan HDS dan juga rombongan.

Selain HDS, Ketua DPC Kota Lubuklinggau Suyitno juga mengambil dan mengisi formulir pendaftaran sebagai bakal calon wakil wali kota Lubuklinggu. Sebelumnya juga, HDS mengmbil formulir pendaftaran di DPC Partai Nasional Demokrat guna meminta dukungan menuju Lubuklinggau 1. (sumeks)

Zamzami Temani Sang Cucunya Riezky Daftar Balon Walikota Ke Nasdem

By On Juni 10, 2017

SEPUTARMUSI.COM, LUBUKLINGGAU -- Riezky Aprilia, Jumat (9/6) ikut mendaftarkan diri seleksi penjaringan bakal calon wali kota Lubuklinggau ke kantor Partai Nasional Demokrat (Nasdem). Kedatangannya didampingi H Zamzami Ahmad, sang kakek.



Kedatangan mantan Ketua DPRD Sumsel ini dalam rangka mendampingi cucunya, Riezky Aprlia (Kiki) untuk mendaftar bakal calon wali kota. “Ini untuk menampik isu yang mengatakan bahwa saya tidak mendukung Kiki,” jelasnya.

Kata Zamzami, kedatangannya menemani Kiki sebagai bentuk keseriusan sekaligus dukungan dirinya kepada sang cucu. “Saya datang ke Lubuklinggau dan saya antar langsung ke sini,” jelasnya.

Zamzami mengatakan, dia memiliki dua orang cucu yakni satu perempuan dan satu laki-laki. ‎Berdasar pengamatannya selama ini, Riezky Aprilia dinilai sudah cukup memiliki pengalaman dalam bidang organisasi, politik dan kemasyarakatan. Berbekal itu, dirinya yakin, Kiki dapat diterima oleh masyarakat Lubuklinggau.

“Dari segi pendidikan pun dia sudah cukup mumpuni, saya percaya sama Kiki. Dan darah politik saya sepertinya banyak mengalir dalam dirinya,” ujar Zamzami. (sumeks.co.id)

Waspada, Daging Celeng Oplosan Beredar di Sumsel

By On Juni 04, 2017

SEPUTARMUSI.COM, PALEMBANG -- Melonjaknya harga daging selama Ramadhan di Sumatra Selatan (Sumsel) dimanfaatkan oleh sejumlah oknum pedagang daging di daerah ini. Mereka menjual daging oplosan, yakni campuran daging sapi dengan daging celeng atau babi hutan yang di jual dengan harga di bawah daging sapi.



“Kami mendapat informasi di Lubuklinggau ada pedagang daging yang menjual daging oplosan sudah tertangkap oleh anggota Polres setempat. Kami imbau kepada masyarakat untuk waspada, karena pada bulan Ramadhan dan menjelang hari raya Idul Fitri ada beredar penjualan daging oplosan tersebut,” kata Kepala Dinas Perdagangan Sumsel Agus Yudiantoro.

Agus menjelaskan, sebelum tertangkapnya penjual daging di Lubuklinggau, beberapa hari sebelum Ramadhan, polisi di pelabuhan Panjang, Lampung berhasil menggagalkan pengiriman sekitar dua ton daging celeng atau babi hutan yang akan dikirim ke Solo. “Dari pengakuan sopir yang membawa, daging celeng tersebut berasal dari Palembang atau Sumsel,” ujarnya.

Kepala Dinas Perdagangan Sumsel mengimbau masyarakat tidak tergiur dengan membeli harga daging sapi murah yang jauh di bawah harga pasar. “Masyarakat atau konsumen juga harus hati-hati dan jeli dalam membeli daging di pasar dengan memperhatikan tekstur daging tersebut,” pesannya.

Untuk mengantisipasi beredar luasnya daging oplosan pada berbagai pasar di Sumsel, menurut Agus sudah dilaksanakan rapat dengan seluruh Kepala Dinas Perdagangan kabupaten dan kota. Tujuannya untuk mewaspadai beredarnya daging oplosan yang dicampur dengan daging celeng. 

“Pegawai dari Dinas Perdagangan setempat harus turun memantau langsung ke pasar, selain memantau harga juga memantau penjualan daging sapi dan daging ayam, jangan sampai ada pedagang nakal yang menjual daging oplosan atau daging sapi gelonggongan dan daging ayam tiren atau atau mati kemarin,” katanya.

Sementara itu di Lubuklinggau, Kapolresta Lubuklinggau AKBP Hajat Mabrur Bujangga menjelaskan kepada wartawan tentang tertangkapnya dua orang pedagang daging di Pasar Inpres Lubuklinggau yang menjual daging sapi oplosan yang dicampur dengan daging celeng.

Anggota Polresta Lubuklinggau, Sabtu (3/6) berhasil menangkap dua pedagang daging Amri, 39 tahun warga Jalan Patimura Kecamatan Lubuklinggau Barat II dan Kodri, 46 tahun warga Kelurahan Nikan Jaya, Kecamatan Lubuklinggau Timur I. Juga ikut di sita 52 kilogram daging celeng yang siap di jual.

Menurut Hajat Mabrur, terungkapnya kasus penjualan daging oplosan tersebut dari laporan masyarakat, lalu polisi melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelakunya. Satu orang pelaku berinisial Tar yang memasok daging celeng tersebut sedang dalam pengejaran polisi.

Berdasarkan pengakuan kedua tersangka, daging celeng tersebut di jual dengan cara mengoplos atau mencampur dengan daging sapi. Pada saat tertangkap, oplos dilakukan dengan komposisi 40 kg daging celeng ditambah 10 kg daging sapi. Lalu di jual dengan harga Rp 80 ribu hingga Rp 100 ribu per kg atau di bawah harga daging sapi normal Rp 120 ribu per kg.

Dari penjualan daging oplosan yang sudah berjalan selama enam bulan pedagang tersebut mengaku mendapat keuntungan mencapai Rp 1 juta per hari. Sementara itu daging celeng di beli dari pemasok dengan harga Rp 20 ribu per kg. 

Sumber: republika

Berkunjung ke BKB Palembang Pria Asal Lubuklinggau Ini Malah Menodong

By On Mei 31, 2017

SEPUTARMUSI.COM, PALEMBANG -- Berkunjung ke Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang bukannya dimanfaatkan Dede Apriansyah (39) untuk berliburan.
Namun, ketika berada di objek wisata wong kito itu ia malahan melakukan aksi penodongan terhadap pengunjung lokal, Deni Hendra (41).



Berdasarkan data yang dikutip Sripoku.com, aksi yang dilakukannya terhadap korban terjadi pada Selasa (30/5/2017) sekitar pukul 22.00 saat Deni tengah berkunjung ke BKB seorang diri.
Dede menodong Deni menggunakan sebilah senjata tajam.
Karena merasakan ketakutan bakal ditusuk pelaku lalu Deni menyerahkan tas miliknya yang berisikan tiga ponsel serta uang sebesar Rp44 ribu kepada pelaku.

Setelah mendapatkan tas milik korban lantas Dede langsung melarikan diri ke atas Jembatan Ampera yang kemudian dikejar oleh korban.
Sambil mengejar Deni berteriak minta tolong sehingga terdengar anggota polisi sedang melintas yang kemudian berhasil menangkap pelaku.

"Melihat korban sedang berada di BKB sendirian kemudian lalu saya todong. Saya sendirian melakukannya pak tidak ada rombongan," ujar pria asal Lubuklingau ini ketika diamankan di Polresta Palembang, Rabu (31/5/2017).
Ia mengatakan, alasannya nekat melakukan aksi penodongan lantaran tidak mempunyai uang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.
"Untuk makan pak karena saya tidak mempunyai uang dan tidak bekerja jadi nodong buat kebutuhan hidup," ujarnya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara mengatakan, tersangka Dede sudah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan secara intensif oleh petugas Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Palembang.

Sumber: tribunnews.com

loading...
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==